Skip to main content

Posts

Mengapa Healthy Bragging Penting?

Pada saat kamu memasuki dunia kerja, kamu perlu memiliki skill agar bisa membantu efektivitas dan kinerja suatu perusahaan. Skill ada yang berupa kemampuan personal (soft skill) dan hard skill yang didapatkan dari pendidikan formal, pelatihan, sertifikasi, workshop, dll.  Dua macam kemampuan ini merupakan modal kamu untuk meraih peluang dalam persaingan mendapatkan pekerjaan. Namun demikian, skill yang kamu miliki itu harus diaktualisasikan.    Baca juga: Olokan Pantas Bagi yang Gagal Karena Tidak Pernah Mencoba Ada beragam cara kamu menyalurkan kemampuan atau skill: bisa dalam bentuk tulisan, lewat media komunikasi lisan, dan lewat keterlibatanmu dalam menyelesaikan proyek tertentu.  Melalui media yang disebutkan ini, kamu membuktikan bahwa skill yang dimiliki dapat teraktualisasi dalam bentuk kerja tertentu. Potensi kamu pun dikenal oleh orang lain dan terbukti dapat menyelesaikan kerja tertentu.  Sumber foto: mojok.co   Lalu apa hubungan aktualisasi ...

Pekan Pertama 2021 dan Kesedihan yang Harus Dilewati

Empat hari setelah jatuhnya Sriwijaya Air 182, Presiden Jokowi menerima suntikan dosis pertama vaksin covid 19 Sinovac. Kemudian b eberapa hari sebelumnya juga Presiden Jokowi menunjuk Komjen Listyo Sigit Prabowo sebagai calon tunggal Kapolri.  Di wilayah Regional NTT, terdengar kabar bahwa Gubernur NTT, Viktor B. Laiskodat terkonfirmasi positif covid 19 setelah sebelumnya diberitakan Bapak Wagub NTT Yosef Naisoi mengalami hal yang serupa. Itulah beberapa peristiwa yang terjadi di pekan pertama tahun 2021. Isi dari peristiwa tersebut memunculkan beragam refleksi dari kita sebagai warga negara. Di tengah hiruk pikuk peristiwa harian masing-masing, kita seolah-olah dibenturkan oleh peristiwa besar yang menyedot perhatian. Kita pun berhenti sejenak. Menarik nafas dan menghela kembali setiap tarikannya sembari memikirkan hari-hari esok dalam kalender 2021 yang masih panjang ini.   Baca Juga: Tentang Menulis; Kerja Sama Otak dan Tangan   Maut dan Kehilangan 62 orang yang menin...

Olokan Pantas Bagi yang Gagal Karena Tidak Pernah Mencoba

Edward John Phelps, seorang diplomat dan ahli hukum Amerika menekankan pentingnya mencoba dan menjadi salah. Baginya, orang yang tidak pernah membuat kesalahan biasanya adalah orang yang tidak menghasilkan apa-apa. Saya selalu salut kepada mereka yang berani mencoba dan pernah salah dalam percobaannya. Dalam sebuah percakapan dengan seorang teman, ia mengungkapkan kejengkelannya terhadap anggota keluarganya yang tidak sigap menangkap peluang. Ada yang membutuhkan pekerjaan tetapi setelah ada lowongan pekerjaan, mereka sibuk dengan hal lain yang tidak terlalu penting.  Selain alasan kesibukan, ada lagi yang lebih aneh yakni tidak yakin dengan kemampuan diri sendiri. Ketidakyakinan ini, menurut saya adalah dosa paling besar di hadapan Sang Pencipta. Bayangkan: anggota tubuh masih lengkap dan otak tidak mengalami kemunduran kewarasannya. Apalagi yang membuat ragu dengan dirimu sendiri dan tidak mencoba seperti yang lain?   Baca juga: Tentang Menulis; Kerja Sama Otak dan Tangan...

Tentang Menulis; Kerja Sama Otak dan Tangan

Perihal menulis bagi A. S. Laksana adalah kecakapan mendekatkan tangan ke otak. Segala yang diproses dalam otak manusia membutuhkan tangan untuk dikerjakan dan dikembangkan.  Di antara anggota tubuh yang lain, tangan adalah alat tubuh yang paling dekat hubungannya dengan kreativitas isi kepala. Otak yang merancang, tangan yang mengerjakan.  Saya menemukan metode menulis ini dari buku A.S.Laksana yang berjudul Creative Writing. Buku dengan warna sampul dominan kuning ini menjadi sumber bacaan saya untuk pekan ini. Berisi 25 artikel yang semuanya berkaitan dengan menulis sebagai kegiatan kreatif yang bisa dilakukan oleh semua orang. Mengembangkan kemampuan menulis tentu membutuhkan strategi dan persiapan. Tatkala sebuah ide muncul di kepala, si empunya ide harus menyiapkan siasat agar ide itu tidak hilang dan larut begitu saja.  Misalnya ia mencatatnya, menggalinya lebih jauh, serta mencari pendukung-pendukung untuk membuat ide itu kuat sebagai sebuah tulisan. Ide tuli...

Naungan Si Naga Purba yang Menghijau

Hujan sudah sering mengguyuri Labuan Bajo di bulan Desember ini. Kulit tanah yang telah sekian lama dahaga, kini dilumuri air hujan.  Tunas-tunas kehidupan baru mulai tumbuh dari tanah ini. Pelan-pelan, padang gersang menghijau. Pohon-pohon berganti warna. Segalanya menjadi hijau. Dalam sebuah jadwal tour tanggal 18 Desember, saya membawa rombongan wisatawan nusantara mengelilingi Taman Nasional Komodo. Dari dalam kapal, kami menyaksikan punggung-punggung pulau yang menghijau. Semak belukar di Pulau Kelor menumbuhkan tunas-tunas baru dan mengubah kegersangan pulau kecil nan indah ini. Pada hari kedua, kami tiba di Pulau Komodo. Rombongan tour ini terkesima dengan cerita tentang leluhur orang-orang Komodo . Sepanjang perjalanan, saya menceritakan legenda Komodo: tentang One dan Sebae, leluhur bangsa Komodo.  Konon, berdasarkan kisah yang tertulis, Sebae dan One adalah anak kembar Epa. Epa ini adalah istri Hamid; seorang pemuda tampan yang disiksa rasa sedih menjelang kelahir...

Virtual Tour, Apa Itu?

 Pandemi covid 19 memunculkan gaya berwisata baru yang disebut virtual tour. Akibat pandemi yang bertahan selama hampir setahun, orang tidak lagi secara fisik bisa berwisata. Padahal berwisata adalah kegiatan yang mengharuskan orang-orang dengan tubuh dan jiwanya pergi ke suatu tempat; lalu menikmati suguhan alam lewat panca indera. Sekarang, berwisata dengan sifal total seperti itu tak lagi bisa menjamin kesenangan. Malah akan membawa petaka. Pengalaman memandu Virtual Tour dari Labuan Bajo untuk Asian Development Bank. Namun demikian, teknologi menyediakan sebuah sistem yang memungkinkan orang berwisata dari rumah. Melalui rekayasa visual, seseorang bisa 'berjalan-jalan' ke sebuah tempat wisata. Jarak tidak lagi menghalangi orang untuk terhubung dengan sebuah objek wisata. Itulah yang disebut virtual tour. Virtual tour mengandalkan narasi (cerita), foto, dan video. Ketiga elemen ini dipadukan dan berupaya menghadirkan pengalaman berwisata yang menyenangkan. Tour guide memandu...

Memburu Madus di Borong

                                         Sebuah cerita pendek Setiap bulan saya memiliki agenda untuk bertemu dengan tokoh-tokoh besar. Bulan-bulan sebelumnya saya berhasil menggali pengalaman dan ide-ide dari tokoh-tokoh 'panutan' yang ada di wilayah kami. Atas saran teman-teman mahasiswa, bulan Juli ini saya ingin bertemu dengan Madus, sang tokoh kontroversial. Di mata kami sebagai mahasiswa pejuang, Madus ini berpeluang menjadi pemimpin besar. Karakter 'buasnya' seakan mampu memuluskan dirinya untuk menggapai pucuk pimpinan. Apalagi pucuk pimpinan lembaga wakil rakyat yang sekarang sering makan gelap proyek-proyek pembangunan. Madus mungkin bisa dipercaya untuk memberantas mafia proyek di lembaga ini. Mungkin.  *** Matahari di langit kota Labuan Bajo amat panas. Saya melihat arloji dan angka jam menunjukkan pukul 12:30. Saya menyetop travel di pertigaan pasar baru. "Ke Borong...

A November Story From Labuan Bajo

I sat in front of an elementary school in Labuan Bajo. School kids walking down the street go somewhere... The heat beats in high temper. Yesterday was heavy rain. But Labuan Bajo strongly a hot town. This is November, should be rainy season in the town. How is your place, is there any rain now? In front of an elementary school, I sat down. School kids are everywhere, singing a sad song. Or they just laughing about life? I don't know!

Labuan Bajo in Frames: A Recent Quick Report in the Town Center

Today we have just riding around Labuan Bajo town center. Since two weeks ago there was no rain, thus it feels now hotter than before.  Though, people still in their work under the sun, seems enjoying their daily activity all time. Proud of them! This year, dry season longer than last year. By this month last year, it was the beginning of rainy season. This might be affected by the climate changes which caused by the land fire and forest fire and other natural disasters. Here is some frames which we took from some corners of Labuan Bajo town: The view from Puncak Waringin ( www.komodooneclick.com ) We took this picture from Puncak Waringin around 11:30 am. You can see the boats anchored near the pier.  As we always mentioned in previous articles, Puncak Waringin is one of the best place to see the town center. During sunset time, Puncak Waringin filled by visitors who want to take picture or just have some beer with friends and family. Kampung Ujung Culinary Ce...

List of Islands Near Labuan Bajo You Should Visit

Kelor Island ( www.komodooneclick.com ) We are trying to introducing Labuan Bajo's tourism to the readers in order to give a quick information about what to do or where to go while you are in Labuan Bajo. You are pleased to share this simple report to other travelers so that they have an idea about Labuan Bajo. In this article, we would like to write about Islands which located near Labuan Bajo. Beside easy to reach, this island has also a plenty of things to do and to see. Bidadari Island (Angel Island) With local wooden boat you can reach this Island in 25 minutes. If you are planning to go there, do not forget to bring with snorkeling equipment, sun block, and towel. The beach is clean with clear water. Just jump from the boat and snorkel to reach the beach. There is a resort in this Island named Angel Island Resort. There is no access for out side visitor to this resort, so make sure that you bring enough mineral water and lunch box. Seture Island For the bea...

Discover these 3 places before leaving Labuan Bajo

The view from Puncak Waringin ( www.komodooneclick.com ) Imagine now you are in Labuan Bajo. After spent a few days for a wonderful trip around Komodo National Park, you have the last chance before boarded to your flight at Komodo Airport. What are the best things to do for this quality hours? The answer is go in a city tour! I'll tell you the spots where you can go in this tour. Amelia Hill 25 minutes drive to the west of Labuan Bajo town. From Amelia hill the view is stunning. If you are a photo lover, the picture at Amelia might be the best ones on your IG and facebook. There are two places to take  photos at Amelia, one at the top and one from a small heap on the left. Both places are the best. So, be free to get your story here! Puncak Waringin Puncak Waringin is the best spot to see the whole view to the town. Hundred of boat anchored at the harbor. You have to bring home best picture of this place. You will easily tell your family and friends that y...

Things You Should Know About Labuan Bajo

Labuan Bajo is small tourist town, located on west part of Flores Island. This town has been growing become an international town since tourists from all over the world come to visit Komodo dragon. There are hotel, hostels, bar, cafe, and restaurant in Labuan Bajo which easily can find along the road. Herewith I would like to write several Things You Should Know About Labuan Bajo. 1. Airport There is an airport in Labuan Bajo which called Komodo Airport. There are several flights to Labuan Labuan Bajo from different city such as Jakarta, Bali, Surabaya, and Lombok. If you would like to come to Labuan Bajo, you are easy to book the flight through some airlines: Garuda Indonesia, Batik Air, Lion Air, and Air Asia. The distance of Komodo Airport to the town center is about 20 minutes drive. Almost just in a blink of an eye, you will reach the town. 2. Transportation Local people mostly use motorcycle as transportation tool. So, there are so many motorcycle in Labuan Bajo. ...

Labuan Bajo: A Perfect Gate to Komodo National Park

www.komodooneclick.com You may heard a lot about Komodo dragon and Komodo National Park. Komodo dragon which exist only in Indonesia has been created tourism movement since 20 past years in Flores especially Labuan Bajo . Since former President Soeharto established Komodo National park in 1980, officially this place open to every visitor to see this wild animal. Labuan Bajo as we call as gate to Flores tourism is growing fast. In the last 10 years, only few hotels open. But see its change 80 percent nowadays. Almost every corner in the town center, you will find hotels, hostels, and five stars hotel. This fast growing mostly impacted by the development of tourism in Labuan Bajo. Government (local and Jakarta) has already been a key pioneer to build up Labuan Bajo as a premium destination. Several times, President Jokowi visits Labuan Bajo in order to promote to the world. He also has decided to change Labuan Bajo become a number one tourism destination. As a local tour a...